USAHA TANI JAGUNG PIPIL – KEYAKINAN PENGEMBALIAN INVESTASI

Komoditas

Jagung merupakan komoditas pertanian yang sangat penting. Jagung bisa dipanen saat masih muda (Jagung Manis) maupun saat jagung sudah tua (kering). Usaha tani jagung pipil merupakan sebuah investasi yang sangat menjanjikan. Jagung bisa ditanam di lahan sawah maupun lahan tegalan. Jagung banyak digunakan sebagai bahan pangan maupun sebagai bahan pakan ternak.

Jagung merupakan komoditas pertanian yang sangat penting setelah Padi. Secara Umum Jagung ditanam di lahan sawah dan lahan tegalan. Di Lahan sawah dengan irigasi teknis, biasanya jagung ditanam setelah padi kedua sedangkan di lahan sawah tadah hujan, jagung ditanam setelah padi pertama. Di lahan tegalan atau lahan-lahan bekas bukaan hutan, jagung ditanam pada awal musim penghujan.

Dalam beberapa tahun terakhir jagung pipil hibrida merupakan komoditi pilihan kedua setelah padi bagi petani di Indonesia, bahkan di lahan yang pengairannya murni tadah hujan jagung pipil hibrida merupakan pilihan pertama. Terjaminnya pasar komoditi tersebut dengan harga yang layak menjadi alasan utama petani menanam jagung tersebut, bahkan lahan-lahan Perum Perhutani (khusus di Pulau Jawa) ketika lahan tanaman jati mau dipanen sampai lahan tersebut di “replanting” dengan tanaman jati yang baru sampai kira-kira tanaman jati berumur 2 tahun, selalu menjadi lahan primadona bagi masyarakat yang tinggal disekitar hutan dimaksud dengan pola kerjasama antara LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) dengan Perum Perhutani.  Selagi tajuk tanaman jati belum rapat menutupi tanah, biasanya petani akan memaksimalkan penggunaan lahan tersebut untuk budidaya jagung hibrida.

Petani jagung saat ini sudah sangat dimakmurkan dengan adanya sekian banyak varietas jagung hibrida dari produsen PMA maupun PMDN yang sudah mempunyai ijin edar di Indonesia dengan segala kelebihan dan kekurangannya tentu. Pemilihan varitas jagung hibrida oleh petani lebih didasarkan kepada pengalaman dari petani yang sudah pernah menanam dengan hasil panen yang bagus ataupun petani dengan yang memang mempunyai rasa penasaran kepingin mencoba menanam varietas baru.

Kebutuhan jagung pipil di Indonesia setiap tahun bertambah sebanding dengan kenaikan  kebutuhan untuk pakan ternak dan industri pangan yang merupakan konsumen terbesar di Indonesia. Dengan tataniaga sudah sedemikian tertata dan harga yang layak, tidak mungkin lagi jagung pipil yang diproduksi petani tidak terserap pasar, seberapupun produksi yang ada. Dukungan Pemerintah dengan kebijakan yang menghentikan impor jagung dan lebih berpihak kepada produksi jagung pipil dalam negeri, semakin menjadikan harga komoditi ini dalam 3 tahun terakhir cukup stabil yang menjadikan petani mempunyai selisih biaya produksi dengan nilai hasil panen yang layak.

Harga produksi jagung pipil saat ini berkisar disekitar Rp. 2.000 – 2.500 /kg jagung pipil kering, sedangkan harga jagung pipil kering berkisar di angka Rp.. 3.250 bahkan pada musim kemarau sering tembus harga diatas 4.000/kg jagung pipil kering. Tolok ukur seberapa produksi jagung yang termasuk katagori baik adalah setiap kg benih jagung yg ditanam bisa menghasilkan produksi jagung pipil 400 kg pipil kering. Asumsi ini banyak dipakai oleh sebagian besar petani-petani jagung, dan cukup layak dipakai sebagai asumsi acuan produksi dalam rincian biaya usaha tani jagung.

USAHA TANI JAGUNG PIPIL

Pertumbuhan Jagung sangat Sehat

Budidaya jagung hibrida pipil merupakan usaha tani yang sangat diminati selain jaminan pasar dan harga yang layak, usaha tani ini dari sisi produksi bisa dianggap minim resiko serta tidak memerlukan fokus yang sangat intens disepanjang waktu periode bertanam dibanding komoditas lain. Periode intens budidaya jagung adalah dari persiapan lahan sampai kira-kira umur 45-55 hari saat dimana tanaman jagung sudah mulai berbunga. Kegiatan budidaya yang ada adalah persiapan lahan, penanaman, pemupukan 1, pemupukan ke 2 dan ke 3 (bila pemupukan dibuat 3 kali), untuk selanjutnya hanya memonitor ketersediaan air saja, bila dirasa sangat kering baru diperlukan penyiraman.

Pengendalian hama dan penyakit tanaman jagung saat ini yang berbahaya adalah penyakit bulai (downey mildew) yang disebabkan oleh jamur Peronosclerospora maydis. Berbagai upaya untuk mengendalikan penyakit ini yang utama adalah penggunaan varietas yang relative tahan terhadap penyakit ini. Selain penggunaan varietas yang tahan adalah perlakuan benih dengan fungisida,

USAHA TANI JAGUNG PIPIL

Gejala penyakit bulai

penyemprotan dengan fungisida serta pengaturan drainase agar lahan dikondisikan menjadi tidak lembab. Tatacara penanganan tanaman yang terserang bulai juga harus diterapkan agar tidak menyebar dan menyerang ke tanaman lainnya karena penyakit ini mudah sekali penularannya, terutama dengan kontaminasi tanah, air dan bersingungannya tanaman yang terserang dan tanaman yang sehat. Segera cabut tanaman yang terserang dan segera masukan kedalam wadah yang tertutup (karung) dan musnahkan, tidak diasarankan untuk dikubur atau dibenamkan kedalam tanah karena justru akan menambah sumber infeksi penyakit tersebut dimusim yang akan datang.

Banyak sekali dilaporkan oleh petani jagung bahwa penyakit bulai tersebut minim serangan ketika jagung yang katagori “rentan” ditanam di daerah yang miring atau pada lahan yang ketika ada air hujan segera tiris. Sedangkan untuk penyakit atau hama yang lain serangannya Alhamdulillah sampai saat ini belum menjadi ancaman yang berarti, dan masih dapat dikendalikan dengan car acara regular. Barangkali kedepan ada potensi yang perlu diwaspadai adalah hama wereng yang sudah mulai menyerang tanaman jagung walaupun serangannya masih sporadis.

Usaha tani jagung pipil sangat menjanjikan pengembalian investasi, sebab saat ini pasar aman, produksi terkendali, dan hati tenang sambil melihat hamparan tanaman jagung menunggu panen. Yuk…. menanam jagung hibrida…….

USAHA TANI JAGUNG PIPIL

Bahagianya menunggu panen jagung..…..

USAHA TANI JAGUNG PIPIL

Panen Jagung di Exfarm 2017 bersama Delima

USAHA TANI JAGUNG PIPIL

Jagung Siap Dijemur dan Dipipil

Jagung Pipil Siap Dikemas dan Dijual

Related:
Budidaya Jagung, Jagung Pipil, Jagung Hibrida, Investasi Jagung, Hama Tanaman Jagung, Penyakit Tanaman Jagung, Usaha Tani Jgung Pipil, Jagung di Lahan Sawah, Jagung di Lahan Tegalan, Teknik Budidaya Jagung Hibrida, Pemasaran Jagung Pipil, Jagung Pipil Hibrida

 
Oleh:
Akhmad Saefudin
Wirausahawan
Alumnus Faperta UNSOED 85

Bagikan :

4 thoughts on “USAHA TANI JAGUNG PIPIL – KEYAKINAN PENGEMBALIAN INVESTASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *